Selasa, 01 Mei 2012

5 Fakta terkeren dari kolam renang

Diposting oleh dhita anggrainy di 19.52 0 komentar

Membayangkan nyebur di dalam kolam biru nan jernih saja, rasanya sudah senang. Apalagi, kalau kolam yang didesain sebesar dan senyaman mungkin buat kita ini diberi fasilitas tambahan seperti permainan. Pasti makin menarik dan punya keunikan sendiri. Lalu, apa ya yang unik dari lima kolam renang ini?

1. Kolam Renang Terbesar/Terpanjang
Kolam renang terbesar di dunia menurut Guiness World Book Record ini terletak di sebuah resort bernama San Alfonso del Mar, Chile. Panjang kolam renang ini mencapai 1.000 meter dan kedalamannya mencapai 35 meter. Nggak heran kalau butuh banyak air buat mengisi kolam renang ini, yaitu sekitar 250 juta liter air. Wow! Kerennya lagi, air yang dipakai untuk mengisi kolam renang ini diambil dari air di Samudera Pasifik yang disaring dan diproses terlebih dahulu.


fakta mengerikan tentang bulan

Diposting oleh dhita anggrainy di 19.48 0 komentar

Usia Bulan:

Usia bulan lebih tua dari yang diperkirakan, bahkan diperkirakan lebih tua daripada bulan dan matahari itu sendiri! Umur Bumi paling tua yang bisa diperkirakan adalah 4.6 Milyar tahun. Sementara itu batuan Bulan malah sudah berumur 5.3 Milyar tahun. Bulan lebih tua 1 milyar tahun ketimbang Bumi!

read more >>


Asal Mula Bioskop

Diposting oleh dhita anggrainy di 19.47 0 komentar


ASAL mula pertunjukan film dalam sebuah ruangan dimulai oleh Lumiere bersaudara. Auguste dan Louis Lumiere menciptakan alat Cinematographe yang merupakan modifikasi Kinetoscope ciptaan Thomas Alva Edison.

  read more >>

Senjata-senjata yang terbuat dari Coklat

Diposting oleh dhita anggrainy di 19.36 0 komentar

Senjata-senjata yang terbuat dari Coklat





Kumpulan Fakta Tentang Coklat

Diposting oleh dhita anggrainy di 19.21 0 komentar
Kumpulan Fakta Tentang Coklat

kata coklat berasal dari xocoatl (bahasa suku Aztec) yang berarti minuman pahit. Suku Aztec dan Maya di Mexico percaya bahwa Dewa Pertanian telah mengirimkan coklat yang berasal dari surga kepada mereka. Cortes kemudian membawanya ke Spanyol antara tahun 1502-1528, dan oleh orang-orang Spanyol minuman pahit tersebut dicampur gula sehingga rasanya lebih enak. Coklat kemudian menyebar ke Perancis, Belanda dan Inggris. Pada tahun 1765 didirikan pabrik coklat di Massachusetts, Amerika Serikat

  read more >>

Selasa, 24 April 2012

cerita hidup

Diposting oleh dhita anggrainy di 18.39 0 komentar
Sendirian duduk di teras. Bener-bener ngerasa sendirian. Tiba-tiba mikir “pengen balik ke masa kecil” tapi kepikir lagi “Emang apa yang menyenangkan dari masa kecil aku?”  Susah payah aku ingat, tetep gak ada .
Dari kelas satu SD, dari TK bahkan. Aku udah terbiasa sendirian. Mama kerja,papa kerja. Pulang sekolah paling Cuma ada papa. Kalo mama kerja kena bagian pagi, ya aku ketemunya sore hampir malem kadang. Kalo kena bagian sore ya paling jemput mama sambil ketiduran di motor.
Siang-siang pulang sekolah saking gada temennya, ke rumah temen satu-satu nyariin yang mau main sama aku. Kerumah yang satu kalo dianya lagi tidur ya ke rumah yang satu lagi. Kalo yang satunya lagi pergi, ya kerumah yang satunya lagi. Sampe nemu yang mau aku ajak main . walaupun ujung-ujungnya aku kyak ga dianggep. Main rumah-rumahan tapi tidurnya di luar. Main komputer tapi akunya gaboleh nyentuh. Sampe kalo bener-bener gada temen, aku pake cara nraktir mereka supaya mau main sama aku.begitulah setiap harinya dan berulang selama bertahun-tahun.
Sekolah di anter pake anter jemput mobil. Di jemput jam 6 pagi dan muter-muter jemput yang lain. Pulang hampir sore karna nganter yang lain dulu (efek punya rumah paling jauh). Paling jarang ngerasain yang namanya di anter jemput sama mama atau papa. Banter-banter bagi rapot. Makanya paling seneng kalo mama libur dan jemput aku ke skolah dan pulangnya pasti cari tmpat makan.
Emang semuanya terasa biasa aja sih. Sampe suatu saat papa di pindah tugaskan ke jawa. Hidup aku gada yang berubah sih. Tetep dianter jemput pake mobil. Tetep nyari temen kalo pulang sekolah. Semuanya tetap. Cuma lama kelamaan kok akunya ngerasa beda,mulai ngerasa makin sendirian. Ketemu papa setahun sekali. Kalo kangen paling Cuma bisa lari ke teras. Nangis. Gabisa apa-apa.
Beberapa tahun setelah papa pindah, kantor mama di renovasi dan PHK-in semua karyawannya termasuk mama. Semenjak kejadian ini sedikit banyak hidup aku berubah. Mama mulai gak sanggup bayar antar jemput karna waktu itu lmayan mahal. Mama gada kerjaan. Sampe Mama ditawarin sama tetangga untuk dipinjamin modal untuk buka warung kecil-kecilan. Karna penghasilannya gak terlalu besar, mau gak mau aku gak bisa ikut antar jemput lagi. Aku juga gak punya motor. Jadi aku di suruh mama pergi sekolah pake angkot. Pagi-pagi sekali udah turun dri rumah buat jalan ke terminal. Sampe terminal nunggu lagi angkotnya gak jalan-jalan. Pengen nangis tapi mau gimana lagi. Nyampe depan gg sekolah, lari sekencang-kencangnya karna gamau telat. Pulang sekolah gitu lagi. Nungguin angkot di depan gg sekolah. Terus berhenti di perempatan koyoso . nunggu angkot lagi. Sampe terminal, jalan kaki lagi sampe rumah.
 Kelas 6 SD , tiap libur bantuin mama belanja barang-barang warung pake sepeda ke terminal. Pulangnya bawa belanjaan d depan n belakang sepeda. Gatau kenapa dulu bisa serajin itu.
Sampe aku SMP. Hidup aku masih serba sederhana, jauh dari hidupku yang dulu. Sekarang perabotan rumah udah habis mama jual untuk kebutuhan rumah. Untuk sekolah aku, untuk makan. Semakin lama papa jarang ngirim uang, entahlah apa yg terjadi sama mereka aku gamau tau. Semua perabotan rumah udah gada lagi. Kosong melompong, Cuma tersisa kursi . lemari, kasur sama peralatan dapur. Gada lagi tv, dvd, kulkas atau yang lainnya. Kalo mau nonton ya kerumah tetangga. Warung semakin lama semakin sepi.  Perabotan rumah udah gada yang bisa di jual lagi. Bahkan buat makan pun susah.
SMP aku beda dikit lah sama SD, gak nak angkot lagi, tapi naik bis pelajar yang jauh lebih sumpek dari angkot. Lebih gabisa diperkirakan kapan datengnya. Di SMP rute perjalanan kaki lebih panjang. Berhubung dulu sekolah aku numpang di SMP 16, ya pulang sekolah aku harus jalan kaki sampe jeruju sambil nunggu angkot yang lewat dan berharap sekali ada tetangga yang lewat dan numpangin aku. Sekalian hemat ogkos .
Mau kenaikan kelas 2, aku pindah di rumah embah di pancasila. Sebenranya ini bukan kemauan aku ataupun mama. Tapi kami terpaksa karna udah gak punya uang lagi untuk kehidupan sehari-hari. Sumpah aku sama sekali ak betah disana. Selain penghuninya ramai, anaknya juga bawa dampak buruk. Gapernah belajar sama sekali. Aku juga gak punya kamar dirumah itu, jadi tiap hari tidur di ruang tengah gapake kasur. Punya saudara cewek yang super nyebelin.
Gada yang menyenangkan sama sekali di hidup aku, bahkan di sekolah pun udah biasa jadi korban penindasan anak-anak orang kaya. Inilah hidup aku, semuanya serba biasa saja, gada yang istimewa, gak ada yang patut di kenang.
Dan satu lagi yang aku inget, hari ulang tahun aku gapernah special. Bahkan untuk di ingatpun mungkin enggak :’)
SEKIAN CERITA DARI SAYA  . terima kasih sudah membaca . jangan pernah merubah apapun ya


Minggu, 22 April 2012

teman ?

Diposting oleh dhita anggrainy di 21.20 0 komentar
Ini ceritaku tentang sebuah kekecewaan terhadap beberapa teman yang sebenarnya tak patut lagi di sebut teman.
Sebenarnya ini dimulai satu setengah tahun yang lalu. Awalnya aku merasa menemukan teman yang benar-benar teman. Karena telah menghabiskan banyak waktu untuk bersama. Aku juga punya teman satu SMP yang aku kira bisa jadi teman baikku tapi ternyata jauh dari yang dibayangkan. Aku yang lebih duluan dekat dengan anak-anak yang lain mencoba membawanya agar bisa dekat dengan yang lain. Kemanapun aku dan anak-anak lain pergi, aku selalu berupaya untuk mengajaknya walaupun kadang ia terlalu sibuk mengurusi teman-teman smp nya.
Sebenarnya aku sudah mulai merasa nyaman dengan keadaan kelas waktu itu, di tambah lagi dengan teman-teman yang selalu menghargai keberadaan aku, aku mulai merasakan indahnya masa-masa SMA. kami berfoto bersama, karaoke dan kegiatan-kegiatan menyenangkan lainnya. Sampe hari itu tiba, mereka pergi tanpa aku. Aku tidak ikut bukan karna aku tak mau. Tapi menghargai pacarku yang saat itu juga tak ikut bersama mreka. Tapi di balik itu ternyata mereka membuat suatu perjanjian, perjanjian persahabatan lebih tepatnya. Mereka menamai diri mereka dengan sebutan MEONG. Semenjak hari itu semuanya berubah. Tak ada aku lagi. Setiap hari mereka selalu membanggakan apa yang telah mereka lewati hari itu. Hari dimana meong terbentuk. Aku merasa seperti di buang, keberadaanku tidak dianggap. Bahkan aku seperti musuh bagi mereka. Sampe saat ini,hanya saat mereka memerlukan aku mereka menebut namaku. Selain itu? Tidak pernah. Saat membutuhkan solusi mereka mencariku. Saat masalah itu selesai, mereka seperti tak mengenalku. Sejujurnya kekecewaan in sudah terpendam lama sekali. Jauh di lubuk hati yang paling dalam aku merindukan saat saat itu, saat dimana aku berada di tengah mereka dan menjadi diriku sendiri tnpa takut dengan yang orang lain katakan. Tertawa bersama hingga tak terasa waktu berlalu begitu cepat. Sampai akhirnya aku menyadari, tempatku bukan disana. Mungkin aku tak pantas ada di tengah-tengah mereka. Aku hanya seorang anak yang terlahir di kluarga sederhana dan memang tak selayaknya aku berharap bise berada di antara mereka.
Tapi aku berterima kasih karena kalian, aku bisa merasakan indahnya masa SMA walaupun sebentar, karena kalian aku bisa belaajar untuk tidak mudah percaya kepada orang lain, karena kalian aku bisa belajar menghargai orang-orang di sekeliling aku.

Selasa, 21 Februari 2012

speak now

Diposting oleh dhita anggrainy di 17.55 0 komentar

Selasa, 14 Februari 2012

Kampung Melayu Warna-Warni di Afrika

Diposting oleh dhita anggrainy di 18.25 0 komentar
Di abad 17, ketika kompeni menguasai hampir seluruh wilayah Nusantara, pengasingan orang-orang yang menjadi tahanan politik dan budak hingga nun jauh ke benua hitam, Afrika.

Orang-orang buangan tersebut ditempatkan di Bo-Kaap, sebuah kawasan di Cape Town, Afrika Selatan. Dari generasi ke generasi, mereka beranak-pinak dan akhirnya membentuk perkampungan melayu. Secara tak sengaja pula, pembuangan tersebut akhirnya menjadi penyebab menyebarnya agama Islam di Tanjung Harapan. 



untuk membaca lebih lengkap silahkan download filenya disini : Kampung Melayu Warna-Warni di Afrika

Kamis, 07 Juli 2011

4 bulan tanpa cinta :'(

Diposting oleh dhita anggrainy di 01.54 0 komentar
ternyata benar ..

aku pernah matimatian mencintai orang yang sama sekali gak mencintai aku, walaupun statrusnya sudah pacaran sama aku selama 4 bulan,
4 bulan bukan waktu yang singkat buat aku, 4 bulan merupakan waktu terlama aku pacaran :')
aku gatau seberapa besar sayang orang itu terhadapa masalalunya,
sehingga mebgacuhkan aku yang ada di depannya,
aku yang siap menemaninya , menanggung suka duka bersama .
tapi ya sudahlah :')
ini pengalaman buat aku .
buat aku sekarang ,
lebih baik mencintai orang yang udah pasti mencintai aku :)

Selasa, 21 Juni 2011

7 things :)

Diposting oleh dhita anggrainy di 06.19 0 komentar
I probably shouldn't say this

But at times I get so scared

When I think about the previous

Relationship we shared



It was awesome but we lost it

It's not possible for me, not to care

And now we're standing in the rain

But nothing's ever gonna change until you hear, my dear



The 7 things I hate about you

The 7 things I hate about you, oh you

You're vain, your games, you're insecure

You love me, you like her

You make me laugh, you make me cry

I don't know which side to buy

Your friends, they're jerks

When you act like them, just know it hurts

I wanna be with the one I know

And the 7th thing I hate the most that you do

You make me love you



It's awkward and it's silent

As I wait for you to say

What I need to hear now

Your sincere apology

When you mean it, I'll believe it

If you text it, I'll delete it

Let's be clear


Oh I'm not coming back

You're taking 7 steps here



The 7 things I hate about you

You're vain, your games, you're insecure

You love me, you like her

You make me laugh, you make me cry

I don't know which side to buy

Your friends, they're jerks

When you act like them, just know it hurts

I wanna be with the one I know

And the 7th thing I hate the most that you do

You make me love you



And compared to all the great things

That would take too long to write

I probably should mention

The 7 that I like



The 7 things I like about you

Your hair, your eyes, your old Levi's

When we kiss I'm hypnotized

You make me laugh, you make me cry

But I guess that's both I'll have to buy

Your hands in mine

When we're intertwined, everything's alright

I wanna be with the one I know

And the 7th thing I like most that you do

You make me love you

You do

down to earth

Diposting oleh dhita anggrainy di 04.45 0 komentar
I never thought it'd be easy
Cause we both so distant now
And the walls are closing in on us
And we're wondering how
No one has a solid answer
But just walking in the dark
And you can see the look on my face It just tears me apart

So we fight (so we fight) through the hurt (through the hurt)
And we cry and cry and cry and cry
And we live (and we love) and we learn (and we love)
And we try and try and try and try

So it's up to you and it's up to me
That we meet in the middle on our way back down to Earth
Down to Earth, Down to Earth
On our way back down to Earth
*Back down to Earth, Back down to Earth, Back down to Earth, Back down to Earth,
Back down to Earth, Back down to Earth, Back down to Earth, Back down to Earth*

And mommy you were always somewhere
Daddy I live out of town
So tell me how could I ever be normal somehow
You tell me this is for the best
So tell me why am I in tears?
*Woah* So far away, and now I just need you here

So we fight (we fight) through the hurt (through the hurt)
And we cry and cry and cry and cry
And we live (we live) and we love (we love)
And we try and try and try and try

So it's up to you and it's up to me
That we meet in the middle on our way back down to Earth
Down to Earth, Down to Earth
On our way back down to Earth
*Back down to Earth, Back down to Earth, Back down to Earth, Back down to Earth,
Back down to Earth, Back down to Earth, Back down to Earth, Back down to Earth*

We fell so far away from the way we used to be
Now we're standing and where do we go
When there's no road to get to your heart
Let's start over again

So it's up to you and it's up to me
That we meet in the middle on our way back down to Earth
Down to Earth, Down to Earth
On our way back down to Earth
Back down to Earth, Back down to Earth, Back down to Earth, Back down to Earth,
Back down to Earth, Back down to Earth, Back down to Earth, Back down to Earth,

I never thought it would be easy
Cause we both so distant now
And the walls are closing in on us
And we're wondering how 
lagu ini cocok sekali sama akuuuuuuuuuuuuuuu >.<
menyedihkan :D

Senin, 20 Juni 2011

CAUSE I LOVE YOU

Diposting oleh dhita anggrainy di 04.51 0 komentar
akhir-akhir ini aku gerasa garin sayang sekali nghadapin aku, aku yang pemarah , emosian, dia bisa ngeredam semuanya, sms-sms dia yang bikin aku senyum :)


aku ngerasa ini garin yang sebenernya , garin yang mencinta seorang cewek super biasa dengan segala apa yang dia punya, meski terkadang aku gak tau harus kayak gimana , udah terlalu banyak yang dia kasi ke aku,
semuanyaaa. aku berharap kayak gini terus, aku  bahagia sama dia. aku harap dia yang akan jadi imam aku, nemenin aku ngejalanin semuanya, memberikan solusi akan apa yang harus aku lakukan dalam kondisi yang tak terduga . meskipun dia agak sedikit "nakal" :p
tapi aku cinttaaaaa, ini bukti sayang dia ke aku , ini yang bikin aku gak bisa berpaling dari dia :)
ILOVEYOUDARLING :*

Sabtu, 18 Juni 2011

merdeka \m/

Diposting oleh dhita anggrainy di 23.26 0 komentar
yeeeeeeeey ,, akhirnya masamasa suram di sepuluh A akan segera berakhir ,, moga gak 1 kelas sama tuh anak yang hobby nya ngerecokin kesenengan orang -_____-
tinggal berapa hari lagi aku ngejalanin hari di sepuluh A ,, gak nyampe 1 minggu kali yaaa ,
aku sih amat sangat berharap bgt sekali masuk ipa ,, tapi aku gak mau 1 kela sama tu ank .. setidaknya kalo gw gak 1 kelas sama tu ank gw jadi bebas berexpresi ,, haha :D
gw uda bosen liat anak di kelas pada ngebanggain dy seolah dy yang paling bener ,,
kembang kempis deh tu idung tu anak -,-
well . moga hidup gw tentram aja d kelas sebelas ini ,, amiiinn :)

Kamis, 19 Mei 2011

cerpen GARIN

Diposting oleh dhita anggrainy di 06.26 0 komentar
sekarang giliran ceritanya si garin, denger gw mau ngepost tu cerpen gw, dia nya gamau kalah,
ckckc, dasar mr.UPIL -______-


beginilah cerita si mr.UPIL


Bisnis Bisnis Bisnis Bisnis

Nama gue Edward Elric, biasa dipanggil Ed. Umur gue udah 17an (kaya hari kemerdekaan RI aja). Dan yang menjadi masalah rutin dalam hidup gue adalah tingg badan. Biasanya tinggi anak-anak usia 17 tahun kira-kira 180cm. tapi tinggi badan gue jauh di bawa standard, gue nggak mau nyebutin tinggi badan gue. Setiap membahas tinggi badan emosi gue selalu nail karena minder dan rada gengsi (maklum gejolak emosi anak ABG). Gue adalh anak pertama dari pasangan Van Hoenheim dan Trisa Elric, adik gue namanya Alphonse Elric, cumin selisih 2 tahun dari umur gue. Cita-cita gue ingin menjadi Young Businessman, yang artinya pebisnis muda. Walaupun masih usia belasan tahun tapi sudah bias berbisnis, menata keuangan sendiri dan membeli keperluan pribadi sendiri, misalnya, bayar kuliah atau uang sekolah, beli HP terbaru, nraktir teman-teman dari uang saku sendiri dan yang pasti tidak membebani keuangan keluarga gue.
Gue ingin hidup mandiri. Nah awal karir bisnis gue dimulai dari SMP, saat duduk di kelas 8, gue bertemu sahabat baru gue namanya Luis. Dia anak pindahan dari SMP di luar kota. Saat gue kenalan dia orangnya baik, ramah, penampilan rada cool dan pintar. Dia duduk tidak jauh dari tempat duduk gue. Singkat cerita gue akhirnya bias dekat sama dia dan menjadi sahabat bersama 2 teman gue yang lain, Rot dan Alex. Nah jadi lah empat sekawan dengan 2 kurcaci dan 2 raksasa, karena dulu gue dan Luis postur badannya sama lalu Roy dan Alex berbadan tinggi gede. Kemana-mana kami selalu berempat, ke kantin, ke kropasi sekolah selalu bersama, tapi nggak mungkin ke wc sama-sama dan yang pasti kami bukan sekawanan homoria. Nah beberapa bulan kemudian Luis menawarin gue suatu bisnis yang luamyan menguntungkankan, yaitu “Jualan Pulsa”. “Jualan pulsa? Emang bias dapat untung?” Tanya gue pesimis. “Bisa dong, tidak ada yang tidak mungkin, asal lu bener-bener dan serius menjalaninnya, pasti sukses nanti.” Sahut Luis dengan kata-kata bijaknya.

Sebelumnya Luis juga sudah merekrut Alex masuk dalam grup bisnis pulsanya dan Alex pun menerimanya dengan sukacita (loh?). merasa nggak mau kalah dan dengan dorongan ambisi bias meraup untung banyak (amin, do’akan ya teman-teman) gue terjun ke bisnis ini.
“Ok, gue ikut bisnis lu.” Ujar gue. “sip dah.” Kata Luis sambil mengotak-atik HPnya dan mendaftarkan gue sebagai keanggotaan dalam grup dia. Daftarnya juga mudah, cukup SMS dengan format nama lengkap, no.HP dan dikirim ke rumah sakit terdekat, lho? yang benar nomor HP keagenan grup. Dan akhirnya bergabunglah gue dalam grup tersebut. Mulai lah petualangan karir dadakan bisnis kecil-kecilan gue. Gue mulai promosi di dalam kelas dulu, muali deh tebar promosi kalau gue jualan pulsa dan kalau ada yang kehabisan pulsa, tinggal kontak aja gue. Segala usaha udah gue keluarin, termasuk keringat gue dan teman-temannya, dan itu sangat membantu gue dalam berbisnis jualan pulsa. Gua biasanya beli saldo sama Luis, paling-paling isi 50.000 udah cukup untuk melayani pembelian pulsa. Dan hasil bisnis gue kasi ke Luis soalnya gue ngutang saldo sama dia. Lumayanlah dapat 2-5% dari penjualan masuk ke kantong uang jajan. Walaupun untung dari penjualan pulsa tersebut kecil, tapi semua yang kita lakukan pastilah dari yang paling kecil. Langkah demi langkah telah gue jalanin semuanya, berbagai macam masalah pun datang menghampiri, dari yang besar maupun kecil. Tapi semua bias diatasi. Beberapa bulan udah gue jalanin usaha bisnis jualan pulsa ini. Gue jadi terbiasa dengan istilah “hutang-piutang”. Rata-rata setiap anak-anak yang beli pulsa sama gue mereka pada ngutang, malah ada yang sampai puluhan ribu. Si Ningsi namanya, hampir tiap hari dia beli pulsa sama gue, sampai-sampai lupa kalau saldo gue udah habis. Walaupun begitu gue sih senang-senang aja ada pelanggan tetap meski ditumpuk dulu hutangnya.
Terus teman gue yang lainnya Selim yang biasa beli pulsa gue. biasanya di beli 5000an sama gue. tapi bukan itu yang jadi masalahnya. Masalahnya adalah dia lama banget bayarnya. Ngutang cuman 5000 tapi nunggu dia bayar bisa-bisa sampai 2 bulan baru di bayar.
Begitulah. Tapi gue easy going aja, tidak ambil pusing-pusing amat sama pembayarannya. Tapi tetap gue tagih tuh anak. Maklumlah keuangan setiap anak-anak pasti berbeda. Sama seperti gue pas-pasan hidupnya. Eits, walaupun pas-pasan tapi buka usaha yang bakal menjanjikan dan mungkin bisa merubah hidup gue (jadi makin pas-pasan). Jangan deh. Yang pasti jadi meningkatkan taraf hidup gue (amin).
Perlahan tapi pasti pelanggan gue sudah merambah ke luar kelas. Salah satunya Afri. Teman gue yang satu ini memang tukang menghabisin pulsa, ribuan mungkin puluhan ribu pulsanya bisa habis dalam sekejap. Entah apa yang dia lakuin tapi tipe kaya orang inilah yang jadi incaran gue untuk menjadi pembeli. Yups tiap hari ada saja tampang dia muncul di hadapan gue. Kemudian, cewek cantik teman sekelasnya Afri namanya Angel. Yap, cewek incaran Roy ini pernah jadi pelanggan gue sampai akhirnya Angel pindah ke Luis lantaran gue udah jarang mengisi saldo. Mau gimana lagi, tapi gapapalah, hilang satu tumbuh seribu. John dari kelas C yang jadi teman akrab di tempat les gue bareng ketiga sahabat gue, plus di tambah Mustang, Ningsi, Dianda dan Rockbell, kami semua pada les pada guru matematika dan sains di sekolah, Riza Hawkeye namanya dan biasa dipanggil Mam Riza. Banyak hal-hal lucu terjadi di sana, banyak tawanya dibanding belajarnya, tapi kami asik-asik aja. Nah, disinilah otak gue kembali bereaksi. “Bagaimana kalau kita promosi aja usaha kita di sini?”. Otak gue ngirim sinyal-sinya ke tubuh gue. “Betul banget tuh kalau begitu tunggu apa lagi!”. Hati gue membara. Setelah semua anggota tubuh gue kompak. Nah mulailah gue berceramah ke adik-adik kelas gue yang kebetulan les disana juga. Mulanya gada yang merespon tentang ceramah gue namun beberapa hari kemudian adik kelas gue yang pertama menjadi pembeli adalah Justin. Dengan suka cita gue menerima permintaannya, dan hasilnya Justin menjadi pembeli tetap gue dan diikuti teman-temanya juga.
Go A Head. Kata-kata itulah yang terus melayang-melayang di benak pikiran gue yang menjadi pelecut semangat gue. Yups. Enam bulan sudah gue jalanin usaha ini dan keuntungannya cukup untuk membeli kebutuhan sehari-hari gue. Gue semakin percaya diri dengan apa yang telah gue lakukan. Dan semua itu sangat berarti buat gue sebab gue mendapat pelajaran-pelajarn penting disana. Dan apa yang gue cita citakan mungkin bisa terkabul, teruslah melangkah ke depan dan jangan sekali-kali melihat ke belakang sebab kita akan terhenti disana dan kita bakal tertinggal jauhnya. “Keep Moving Forward”.
 

dhita's zone Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei